Mairimashita! Iruma kun 4th Season siap membawa kita balik ke Babyls dengan nuansa yang terasa lebih “ramai”, lebih kompetitif, dan diam diam lebih tegang. Setelah tiga musim membangun reputasi Iruma sebagai murid manusia yang justru makin bersinar di tengah para iblis, musim keempat ini terasa seperti titik ketika sorotan itu tidak lagi bisa dihindari. Iruma dan Kelas Abnormal bukan cuma dikenal karena bikin heboh, tetapi mulai dinilai sebagai kelompok yang bisa mengubah peta kekuatan di sekolah, bahkan di luar sekolah.
Secara resmi, season 4 dijadwalkan tayang mulai April 2026 di NHK E Tele.
“Iruma kun selalu punya cara bikin saya ketawa dulu, lalu mendadak bikin saya mikir: ini cerita komedi sekolah, atau cerita tentang bagaimana seseorang bertahan saat semua mata mengincar dia.”
April 2026 jadi tanda mulai babak baru, ketika Babyls tidak lagi memberi jalan santai

Masuknya April 2026 sebagai jadwal tayang bukan sekadar kabar gembira, karena Iruma kun termasuk serial yang setiap musimnya menaikkan level tantangan dengan cara yang halus. Kita diajak menikmati keseharian, lalu mendadak dilempar ke event besar yang menuntut bukti, bukan sekadar niat baik. NHK juga menegaskan posisi season 4 sebagai seri lanjutan resmi dalam slot penayangannya.
Dari sudut pandang penonton, ini momen yang pas. Tiga musim sebelumnya sudah membuat Kelas Abnormal terasa seperti keluarga yang kacau tapi hangat. Nah, begitu keluarga ini dipaksa masuk panggung kompetisi yang lebih serius, drama karakter dan pertumbuhan mereka biasanya terasa makin “nempel”, karena kita sudah kenal watak masing masing.
Festival Musik jadi pusat cerita, dan syaratnya bikin kening berkerut
Musim keempat menaruh fokus pada Festival Musik, event yang terdengar meriah, tapi sebenarnya penuh tekanan. Dalam sinopsis resminya, Babyls memberi tantangan yang tidak main main: 13 siswa Kelas Abnormal dituntut mencapai peringkat atau rank 4, dan Festival Musik adalah kesempatan terakhir untuk naik kelas. Di tengah tekanan itu, menang di festival bukan bonus, melainkan syarat yang rasanya seperti “harga tiket” untuk lolos.
Di titik ini, Iruma kun menunjukkan kekuatannya sebagai anime sekolah yang tidak berhenti pada lelucon. Festival bukan cuma soal tampil di panggung, tapi soal disiplin, koordinasi, juga ego yang harus ditata. Dan ketika jumlahnya 13 orang, tantangannya bukan bertambah dua kali, tapi berkali kali lipat.
“Saya suka arc festival di anime, tapi Iruma kun membuatnya terasa seperti ujian identitas: kamu tampil bukan cuma untuk menang, tapi untuk membuktikan kamu pantas berdiri bareng teman temanmu.”
Ada satu teman yang tidak boleh menonjol, dan itu membuat panggung terasa berbahaya
Bagian yang paling menarik dari pengantar season 4 adalah kalimat tentang adanya satu siswa yang “tidak diizinkan menonjol”. Ini bukan sekadar detail kecil, karena Iruma kun biasanya menyimpan konflik emosional terbesar lewat “aturan aneh” seperti ini.
Kalau kamu bayangkan festival musik sebagai tempat semua orang harus bersinar, maka larangan menonjol adalah kutukan. Ia bisa memicu rasa minder, rasa takut, bahkan iri yang pelan pelan merusak tim. Dan Kelas Abnormal, yang selama ini kuat karena kebersamaan, akan diuji dari dalam.
Kenapa larangan menonjol bisa jadi sumber konflik paling tajam
Di Babyls, menonjol itu mata uang. Rank naik karena prestasi, pengakuan, juga momen yang dilihat banyak orang. Kalau ada satu orang yang harus menahan diri, sementara yang lain didorong untuk tampil habis habisan, ketimpangan itu pasti terasa. Dalam cerita yang pintar, ketimpangan ini bukan dibuat untuk drama murahan, melainkan untuk memaksa semua anggota kelas belajar empati yang lebih dewasa.
Festival musik bukan cuma aksi panggung, tapi perang strategi
Kalau season 4 benar benar memaksimalkan festival, kita kemungkinan akan melihat latihan yang melelahkan, pembagian peran, dan cara tiap karakter memecahkan masalahnya sendiri. Iruma sebagai pusat gravitasi sering jadi “lem” yang menyatukan teman temannya. Tetapi ketika event sebesar ini datang, Iruma pun tidak bisa sendirian. Ia butuh kelasnya benar benar jadi tim.
Tim produksi kembali, dan jajaran stafnya memberi sinyal kualitas yang konsisten
Untuk urusan produksi, season 4 tetap digarap oleh BN Pictures sebagai studio animasi. Ini kabar yang menenangkan buat penggemar, karena gaya visual Iruma kun punya karakter yang khas: ekspresi komedi yang lentur, desain iblis yang ramai, dan momen emosi yang sering dibuat hangat tanpa terasa cengeng.
Dari daftar staf, posisi chief director dipegang Makoto Moriwaki, dengan Ayaka Tsujihashi sebagai director. Series composition ditangani Kazuyuki Fudeyasu, lalu desain karakter oleh Yumiko Hara. Musiknya ditulis oleh Akimitsu Honma dan Yayoi Sekimukai, yang biasanya jadi kunci untuk menghidupkan suasana festival sekaligus tensi saat cerita berubah serius.
“Iruma kun itu unik, karena animenya bisa lucu tanpa terlihat murahan, dan bisa emosional tanpa perlu memaksa. Tim produksi yang konsisten biasanya jadi alasan kenapa ritme seperti ini tetap terjaga.”
Para pengisi suara inti kembali, dan roster Kelas Abnormal makin lengkap

Musim keempat membawa kembali para seiyuu yang sudah jadi identitas karakter. Ayumu Murase kembali sebagai Suzuki Iruma, Ryohei Kimura sebagai Asmodeus Alice, dan Ayaka Asai sebagai Clara Valac. Lalu ada Takuya Sato sebagai Sabnock Sabro, Shogo Yamaaya sebagai Shax Lied, Tetsuya Kakihara sebagai Andro M Jazz, Nao Toyama sebagai Crocell Kerori, Kaede Hondo sebagai Ix Elizabetta, Gakuto Kajiwara sebagai Caim Kamui, Takuto Yoshinaga sebagai Agares Picero, Genki Okawa sebagai Gaap Goemon, Shunichi Toki sebagai Allocer Schneider.
Yang paling menarik untuk arc festival ini adalah hadirnya Purson Soi, yang akan disuarakan oleh Setsuo Ito. Purson punya posisi yang sering memancing rasa penasaran penggemar, dan jika season 4 memang menempatkan festival sebagai pusat, karakter ini bisa menjadi “kunci suasana” yang mengubah cara Kelas Abnormal bergerak.
Di sisi tokoh penting Babyls, Ameri Azazel tetap diisi Saori Hayami, Kalego Naberius oleh Daisuke Ono, Sullivan oleh Takaya Kuroda, dan Opera oleh Mitsuki Saiga.
Iruma, Alice, Clara: trio yang kini diuji bukan lewat duel, tapi lewat panggung
Selama ini, Iruma sering menang bukan karena paling kuat, tapi karena paling bisa membuat orang bergerak bersama. Alice adalah simbol loyalitas yang intens, dan Clara adalah kekacauan yang justru sering jadi pemecah kebekuan. Trio ini biasanya menjadi “mesin emosi” Iruma kun, karena mereka membawa tiga energi berbeda dalam satu frame.
Di Festival Musik, tantangannya berubah. Mereka tidak bisa mengandalkan improvisasi saja. Mereka harus latihan, konsisten, dan menahan ego demi satu penampilan. Dan di sinilah Iruma kun berpotensi memamerkan sisi yang jarang: kerja keras kolektif yang terasa realistis, tapi tetap dibungkus komedi.
“Kalau biasanya Iruma kun bikin saya menunggu momen aksi, season 4 ini bikin saya menunggu momen ketika mereka berhasil kompak, karena kekompakan di kelas ini selalu terasa seperti keajaiban kecil.”
Kalego sensei dan standar yang tidak pernah turun, apalagi saat satu kelas jadi pusat perhatian

Kalego adalah tipe guru yang kalau bicara, rasanya seperti palu sidang. Ia jarang memberi pujian, tapi ketika ia mengakui sesuatu, pengakuan itu bernilai besar. Dalam arc festival, sosok seperti Kalego sangat penting karena Kelas Abnormal cenderung liar. Mereka butuh pagar, meski pagarnya sering membuat mereka kesal.
Kalego juga sering jadi jembatan antara komedi dan tekanan. Saat anak anak mulai terlalu santai, ia mengingatkan bahwa Babyls adalah sekolah iblis, bukan taman bermain. Ketika anak anak mulai takut, ia juga sering menunjukkan dukungan dengan cara yang tidak manis, tapi efektif.
Festival musik sebagai panggung karakter, bukan sekadar “event anime”
Ada alasan kenapa festival dalam Iruma kun terasa menjanjikan. Karena setiap karakter di Kelas Abnormal punya warna, dan musik adalah medium yang bisa menyorot warna itu tanpa harus memaksa mereka bertarung. Kamu bisa melihat siapa yang pemalu tapi berbakat, siapa yang keras kepala tapi diam diam peduli, siapa yang ingin diakui, dan siapa yang selama ini menyembunyikan sesuatu.
Jika arc ini digarap dengan rapi, festival bisa menjadi momen “naik kelas” untuk seluruh Kelas Abnormal, bukan hanya secara rank, tapi juga secara kedewasaan.
Rank 4 bukan angka, tapi pengakuan
Di Babyls, rank adalah status sosial. Naik rank berarti pintu terbuka, pengaruh bertambah, dan harapan orang lain ikut naik. Ketika sekolah menuntut 13 orang naik ke rank 4, itu seperti memberi target yang hampir mustahil, lalu menunggu siapa yang tumbang.
Dan ketika Iruma berada di tengahnya, cerita selalu punya satu pertanyaan diam diam: apakah Iruma bisa tetap menjadi Iruma yang baik hati, tanpa mengorbankan dirinya sendiri.
Kelas Abnormal sebagai satu tim, bukan sekumpulan karakter lucu
Kelas Abnormal selama ini menyenangkan karena semua karakternya menonjol. Tapi festival memaksa mereka belajar satu hal yang lebih sulit: menonjol bersama. Kamu boleh bersinar, tapi tidak boleh menginjak temanmu. Kamu boleh punya gaya, tapi harus masuk harmoni.
Arc seperti ini sering menjadi pembeda antara anime komedi sekolah yang sekadar seru, dan anime yang benar benar punya pertumbuhan karakter.
Apa yang membuat Season 4 layak dinanti, bahkan untuk penonton yang biasanya tidak suka “arc festival”
Banyak orang kadang alergi arc festival karena takut isinya cuma latihan panjang dan drama klise. Tapi Iruma kun punya senjata yang jarang dimiliki serial lain: karakter yang benar benar terasa hidup sebagai komunitas. Bahkan konflik kecil di kelas ini sering terasa hangat, karena ujungnya bukan kebencian, tapi saling mengerti.
Ditambah lagi, adanya satu siswa yang tidak boleh menonjol membuat arc festival ini punya misteri sosial, bukan cuma kompetisi. Dan ketika misteri sosial masuk ke panggung, Iruma kun biasanya tidak berhenti di satu twist saja.
“Saya menantikan momen ketika festival tidak lagi soal siapa yang paling keren, tapi siapa yang paling berani jadi dirinya sendiri di depan semua orang, meski konsekuensinya tidak nyaman.”
Catatan kecil untuk yang mau masuk Season 4 tanpa tersesat
Kalau kamu sudah lama tidak mengikuti Iruma kun, patokan paling gampang adalah ini: ingat bahwa Kelas Abnormal sudah terbiasa membuat keributan, Iruma sudah makin dikenal, dan Babyls selalu punya event yang kelihatannya seru tapi sebenarnya ujian besar. Season 4 langsung menempatkan mereka pada ujian itu melalui Festival Musik dan target rank 4 untuk 13 orang sekaligus.
Dan dengan jadwal tayang April 2026, panggungnya sudah disiapkan. Tinggal menunggu, apakah Kelas Abnormal akan tampil sebagai 13 bintang di satu langit, atau justru pecah karena tekanan yang terlalu besar.

