Crunchyroll Anime Awards 2026 kembali menjadi perhatian besar bagi penggemar anime global. Ajang yang memasuki penyelenggaraan ke 10 ini dijadwalkan berlangsung di Tokyo pada 23 Mei 2026, dengan Sally Amaki dan Jon Kabira kembali dipercaya sebagai pembawa acara. Pada tahun ini, sorotan utama tertuju pada ketatnya persaingan kategori Anime of the Year, karena daftar nominasinya mempertemukan judul besar, serial populer, dan karya baru yang ramai dibicarakan sepanjang 2025.
Anime Awards 2026 Jadi Panggung Besar Industri Anime
Crunchyroll Anime Awards bukan hanya acara pemberian trofi, tetapi juga panggung internasional yang memperlihatkan anime mana saja yang paling kuat menarik perhatian penonton lintas negara. Dari Jepang hingga Amerika, dari Asia Tenggara sampai Eropa, ajang ini selalu menjadi bahan obrolan karena hasilnya kerap memancing debat di kalangan penggemar.
Pada edisi 2026, perhatian terasa lebih besar karena acara ini digelar sebagai perayaan tahun ke 10. Lokasinya tetap berada di Tokyo, kota yang menjadi pusat denyut budaya anime dunia. Menjelang acara utama, Crunchyroll juga menyiapkan Orange Carpet Pre Show pada 23 Mei 2026 pukul 17.00 waktu Jepang, lalu dilanjutkan seremoni utama pukul 18.00 waktu Jepang. Siaran langsung dijadwalkan tersedia melalui kanal digital Crunchyroll dan Sony Group Corp.
Kehadiran nama besar dari dunia hiburan internasional ikut membuat acara ini terasa lebih meriah. Beberapa presenter yang diumumkan antara lain Young Miko, BamBam, TEN, Ethan Bortnick, Asuka Saito, RZA, Rashmika Mandanna, The Weeknd, dan Winston Duke. Kombinasi figur musik, film, dan budaya pop itu membuat Anime Awards 2026 terlihat bukan hanya sebagai acara komunitas anime, tetapi juga tontonan hiburan global.
DAN DA DAN Season 2 Memimpin Tapi Belum Aman

Salah satu pembahasan paling panas tahun ini adalah posisi DAN DA DAN Season 2. Serial ini memimpin daftar nominasi dengan 20 nominasi, menjadikannya salah satu pesaing terkuat di Anime Awards 2026. Keberhasilan tersebut memperlihatkan betapa kuatnya daya tarik serial ini, baik dari sisi visual, karakter, musik, hingga energi ceritanya.
Namun, banyak nominasi tidak otomatis berarti kemenangan besar. Anime Awards sering menghadirkan kejutan karena suara juri dan respons penggemar bisa bergerak dengan cara yang tidak selalu mudah ditebak. DAN DA DAN Season 2 memang punya modal kuat, tetapi lawannya datang dari berbagai arah. Ada Gachiakuta yang tampil agresif, The Apothecary Diaries Season 2 yang punya basis penggemar solid, serta Takopi’s Original Sin dan The Summer Hikaru Died yang membawa warna cerita lebih gelap.
Persaingan ini membuat DAN DA DAN Season 2 berada dalam posisi unik. Di satu sisi, ia menjadi unggulan karena paling banyak disebut dalam daftar nominasi. Di sisi lain, status unggulan justru membuat tekanan semakin besar. Setiap kategori yang diikuti akan menjadi ujian apakah popularitasnya benar benar berbanding lurus dengan pengakuan penghargaan.
“DAN DA DAN Season 2 punya energi yang sulit disaingi, tetapi Anime Awards 2026 bukan lomba popularitas semata. Tahun ini, kualitas lawan terlalu kuat untuk membuat satu judul bisa berjalan santai menuju podium.”
Anime of the Year Diisi Judul yang Sama Sama Punya Alasan Kuat
Kategori Film of the Year menjadi pusat perhatian karena mempertemukan enam judul dengan kekuatan berbeda. Nominasinya adalah DAN DA DAN Season 2, Gachiakuta, My Hero Academia Final Season, Takopi’s Original Sin, The Apothecary Diaries Season 2, dan The Summer Hikaru Died. Daftar ini menunjukkan bahwa anime terbaik tahun ini tidak hanya diukur dari ukuran fandom, tetapi juga dari karakter cerita, kualitas produksi, dan kesan yang ditinggalkan kepada penonton.
Gachiakuta menjadi salah satu penantang paling menarik karena membawa gaya visual kasar, dunia keras, dan atmosfer aksi yang kuat. Serial ini tidak hanya masuk of the Year, tetapi juga mencatat 16 nominasi. Angka tersebut membuat Gachiakuta berdiri sebagai pesaing serius, bukan sekadar pelengkap daftar nominasi.
The Apothecary Diaries Season 2 juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan 17 nominasi, serial ini tetap menunjukkan kelasnya sebagai karya yang kuat di sisi karakter, misteri, dan pengolahan cerita. Maomao sebagai karakter utama tetap menjadi salah satu figur yang paling dicintai penggemar, sementara kualitas cerita serial ini terus membuatnya relevan dalam persaingan besar.
My Hero Academia Final Season punya nilai emosional yang besar. Masuknya serial ini ke of the Year memperlihatkan bahwa perjalanan panjang sebuah waralaba masih dihargai ketika bagian akhirnya mampu memberi pengalaman kuat bagi penggemar. Bagi banyak penonton, nominasi ini tidak hanya soal kualitas episode, tetapi juga hubungan panjang mereka dengan karakter seperti Izuku Midoriya dan kawan kawan.
The Summer Hikaru Died dan Takopi’s Original Sin Mencuri Perhatian
Di antara nama besar yang sudah punya basis penggemar luas, The Summer Hikaru Died dan Takopi’s Original Sin menjadi dua judul yang banyak diperbincangkan. Keduanya membawa suasana cerita yang lebih berat, lebih emosional, dan lebih berani masuk ke ruang psikologis karakter. Masuknya dua judul ini ke Anime of the Year menunjukkan bahwa Anime Awards 2026 memberi ruang bagi karya yang tidak selalu mengandalkan aksi besar.
The Summer Hikaru Died juga masuk kategori Best New Series dan Best Drama. Kehadirannya di beberapa kategori membuat judul ini semakin menarik diamati, terutama karena ia datang dengan atmosfer misteri dan hubungan karakter yang tidak biasa. Sementara itu, Takopi’s Original Sin juga tampil kuat dalam Anime of the Year, Best New Series, Best Drama, dan Best Animation.
Kedua judul ini menjadi bukti bahwa anime dengan cerita gelap dan emosional punya tempat besar di tahun ini. Penggemar tidak hanya mencari pertarungan spektakuler atau komedi ringan, tetapi juga karya yang berani menyentuh sisi rapuh manusia. Inilah yang membuat persaingan Anime of the Year terasa lebih sulit ditebak.
Film of the Year Tidak Kalah Panas
Selain serial, kategori Film of the Year juga menyita perhatian. Daftar nominasi mempertemukan 100 Meters, Chainsaw Man The Movie Reze Arc, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle, Mononoke the Movie: Chapter II The Ashes of Rage, Scarlet, dan The Rose of Versailles. Persaingan ini menjadi menarik karena mempertemukan waralaba besar dengan film yang punya nilai artistik kuat.
Chainsaw Man The Movie Reze Arc dan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle menjadi dua nama yang paling mudah mencuri perhatian publik luas. Keduanya berasal dari waralaba besar dengan basis penggemar sangat kuat. Namun, kategori film sering kali tidak hanya berbicara soal jumlah penonton, melainkan juga bagaimana film tersebut berdiri sebagai karya sinema.
100 Meters dan The Rose of Versailles memberi warna berbeda dalam kategori ini. Keduanya berpotensi menarik perhatian penonton yang mencari cerita dengan pengolahan visual dan emosi yang lebih khas. Karena itu, Film of the Year 2026 menjadi kategori yang tidak kalah seru dari Anime of the Year.
Kategori Teknis Membuat Persaingan Makin Ketat
Anime Awards 2026 juga menempatkan kategori teknis sebagai bagian penting dari sorotan. Best Animation diisi DAN DA DAN Season 2, Gachiakuta, My Hero Academia Final Season, One Piece, Solo Leveling Season 2 Arise from the Shadow, dan Takopi’s Original Sin. Daftar ini memperlihatkan betapa padatnya kualitas visual anime sepanjang 2025.
Kategori Best Background Art juga menarik karena mempertemukan CITY The Animation, DAN DA DAN Season 2, Gachiakuta, Kowloon Generic Romance, The Apothecary Diaries Season 2, dan The Summer Hikaru Died. Dalam kategori seperti ini, kemenangan biasanya sangat bergantung pada seberapa kuat dunia visual sebuah anime terasa hidup di mata penonton.
Best Character Design juga menjadi tempat penting bagi judul besar. DAN DA DAN Season 2, Gachiakuta, My Dress Up Darling Season 2, One Piece, Takopi’s Original Sin, dan The Apothecary Diaries Season 2 bersaing dalam kategori tersebut. Artinya, bukan hanya cerita yang dinilai, tetapi juga bagaimana wajah, kostum, gaya tubuh, dan ciri karakter mampu melekat di ingatan penggemar.
Musik Ikut Jadi Rebutan Besar
Anime tanpa musik kuat sering terasa kurang lengkap. Tahun ini, kategori Best Opening Sequence dan Best Ending Sequence juga memunculkan nama besar. Untuk Best Opening Sequence, beberapa nominasi yang menarik perhatian antara lain HUGs dari Paledusk untuk Gachiakuta, On The Way dari AiNA THE END untuk DAN DA DAN Season 2, ReawakeR dari LiSA bersama Felix of Stray Kids untuk Solo Leveling Season 2 Arise from the Shadow, serta Watch Me dari YOASOBI untuk WITCH WATCH.
Kategori lagu penutup juga tidak kalah ramai. Nama seperti Lilas Ikuta, OneRepublic, WurtS, BUMP OF CHICKEN, PiKi, dan TK from Ling Tosite Sigure hadir dalam daftar nominasi. Bagi penggemar anime, opening dan ending bukan sekadar pelengkap episode. Lagu sering menjadi identitas sebuah serial, bahkan bisa tetap hidup di luar tayangan anime itu sendiri.
Kekuatan musik inilah yang membuat Anime Awards 2026 terasa semakin luas. Penghargaan ini tidak hanya berbicara soal animator dan sutradara, tetapi juga musisi yang ikut membentuk pengalaman menonton. Ketika sebuah lagu viral, anime yang diwakilinya ikut mendapat sorotan tambahan.
Absennya Solo Leveling dari Anime of the Year Jadi Bahan Bicara

Salah satu hal yang paling banyak dibahas adalah tidak masuknya Solo Leveling Season 2 Arise from the Shadow ke kategori Anime of the Year. Padahal, serial ini tetap hadir di kategori lain seperti Best Continuing Series, Best Animation, dan Best Action. Situasi ini membuat sebagian penggemar bertanya tanya tentang arah penilaian Anime Awards 2026.
Absennya Solo Leveling dari kategori utama membuat perebutan Anime of the Year terasa lebih terbuka. Tahun sebelumnya, Solo Leveling menjadi salah satu nama yang paling sering dibahas di ajang Anime Awards. Tahun ini, panggung utama bergeser kepada DAN DA DAN Season 2, Gachiakuta, The Apothecary Diaries Season 2, My Hero Academia Final Season, Takopi’s Original Sin, dan The Summer Hikaru Died.
Bagi sebagian penggemar, keputusan itu membuat kompetisi terasa lebih segar. Namun bagi pendukung Solo Leveling, situasi ini jelas menyisakan perdebatan. Meski begitu, keberadaan Solo Leveling di kategori aksi dan animasi tetap memperlihatkan bahwa serial tersebut masih punya tempat kuat dalam penghargaan tahun ini.
Penggemar Anime Kini Semakin Kritis
Perbincangan tentang Anime Awards 2026 menunjukkan bahwa penggemar anime kini semakin aktif menilai banyak sisi dari sebuah karya. Mereka tidak lagi hanya membahas siapa yang paling populer, tetapi juga mempertanyakan kategori, sistem voting, dominasi judul tertentu, hingga anime yang dianggap kurang mendapat tempat.
Fenomena ini bisa terlihat dari ramainya diskusi mengenai daftar nominasi. Sebagian penggemar menilai DAN DA DAN Season 2 pantas memimpin karena konsisten tampil kuat. Sebagian lain merasa The Apothecary Diaries Season 2 punya kedalaman cerita yang lebih stabil. Ada juga yang melihat Gachiakuta sebagai kuda hitam karena membawa identitas visual yang sangat menonjol.
Perdebatan tersebut justru membuat Anime Awards semakin hidup. Ajang ini menjadi ruang besar bagi penggemar untuk memperlihatkan selera, argumen, dan loyalitas mereka terhadap anime favorit. Ketika satu kategori diumumkan, obrolannya bisa meluas ke media sosial, forum, kanal video, hingga komunitas penggemar lokal.
Anime Awards 2026 Menjadi Cermin Ramainya Anime Tahun 2025
Daftar nominasi tahun ini memperlihatkan betapa ramai dan beragamnya anime yang tayang sepanjang 2025. Ada aksi keras, kisah sekolah, misteri, romansa, komedi, slice of life, hingga cerita psikologis yang membuat penonton berpikir panjang setelah episode selesai. Variasi tersebut membuat Anime Awards 2026 terasa lebih padat dibanding sekadar ajang memilih satu pemenang.
Best New Series misalnya, mempertemukan Clevatess, Gachiakuta, Sakamoto Days, Takopi’s Original Sin, The Fragrant Flower Blooms With Dignity, dan The Summer Hikaru Died. Kategori ini menarik karena memperlihatkan judul baru yang langsung tampil percaya diri di tengah pasar anime yang sangat ramai.
Sementara Best Continuing Series diisi DAN DA DAN Season 2, Kaiju No. 8, My Hero Academia Final Season, One Piece, Solo Leveling Season 2 Arise from the Shadow, dan Spy x Family Season 3. Kategori ini menunjukkan bahwa serial lanjutan masih punya kekuatan besar, terutama jika mampu mempertahankan mutu produksi dan menjaga kedekatan dengan penonton lama.
Malam Penghargaan Yang Sulit Ditebak
Menjelang 23 Mei 2026, pertanyaan terbesar tentu mengarah pada siapa yang akan membawa pulang Anime of the Year. DAN DA DAN Season 2 datang sebagai pemimpin nominasi, tetapi Gachiakuta, The Apothecary Diaries Season 2, My Hero Academia Final Season, Takopi’s Original Sin, dan The Summer Hikaru Died punya alasan kuat untuk tidak dianggap sekadar pesaing biasa.
Jika Anime Awards 2026 memberi kemenangan kepada judul paling populer, DAN DA DAN Season 2 tampak punya peluang besar. Jika penilaian condong pada kekuatan cerita dan karakter, The Apothecary Diaries Season 2, Takopi’s Original Sin, dan The Summer Hikaru Died bisa menjadi ancaman serius. Jika energi visual dan gaya dunia menjadi faktor besar, Gachiakuta dapat mencuri perhatian.
Malam penghargaan ini akhirnya menjadi lebih dari sekadar daftar pemenang. Ia menjadi panggung untuk melihat anime mana yang paling berhasil berbicara kepada penonton dunia sepanjang 2025. Persaingan ketat inilah yang membuat Crunchyroll Anime Awards 2026 terasa layak ditunggu oleh penggemar anime di seluruh dunia

